Training Raya HMI Bulukumba Dibuka, 56 Kader Digembleng Menyambut Tantangan Indonesia Emas 2045

0
file_0000000042c081fab30eb702f0c402d3

Beritahmi.com | Bulukumba—Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bulukumba membuka Training Raya yang menjadi ruang penggemblengan kader lintas daerah untuk menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang memadukan Intermediate Training (LK II) dan Latihan Khusus Kohati (LKK) itu resmi dibuka di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Jalan Jenderal Sudirman, Bulukumba.

Mengusung tema “Kepemimpinan Profetik HMI, Pilar Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut mempertemukan kader HMI dari berbagai daerah di Indonesia dalam satu forum perkaderan dan konsolidasi organisasi.

Sebanyak 45 peserta mengikuti LK II, sementara 11 peserta lainnya mengikuti LKK. Mereka berasal dari sejumlah cabang HMI, di antaranya Kutai Kartanegara, Bau-Bau, Cabang Persiapan Buton, Bima, Luwu Banggai, Makassar, Makassar Timur, Gowa Raya, Bulukumba, Parepare, Jeneponto, Pinrang, dan Barru.

Kehadiran kader dari berbagai wilayah itu menjadikan Training Raya Bulukumba tidak sekadar agenda perkaderan di tingkat cabang. Forum tersebut juga menjadi ruang memperkuat jejaring kader dan konsolidasi organisasi di tengah perubahan sosial, politik, dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Pembukaan kegiatan turut mendapat perhatian dari sejumlah unsur pemerintah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), senior HMI, KAHMI, serta pengurus dan kader HMI dari berbagai wilayah.

Pemerintah Dorong Peran Generasi Muda

Bupati Bulukumba yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Muhammad Daud Kahal, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Training Raya HMI tersebut.

Menurut dia, pemerintah daerah membuka ruang bagi kegiatan-kegiatan yang mendorong peningkatan kapasitas generasi muda dan organisasi mahasiswa.

Dalam sambutannya, Muhammad Daud Kahal juga menyinggung sejumlah sektor yang menjadi perhatian pembangunan daerah, mulai dari pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ketahanan pangan, hingga pengembangan bibit unggul.

Ia berharap mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan dapat mengambil bagian dalam mendorong kemajuan daerah.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Selamat dan sukses. Semoga HMI semakin kuat dan lebih maju ke depan,” kata Muhammad Daud Kahal mewakili Bupati Bulukumba, Jumat (28/8).

Tantangan Kader di Era Perubahan

Sementara itu, Ketua Bidang Desa Badko HMI Sulawesi Selatan, Rahmat Lala, yang hadir mewakili Ketua Umum Badko HMI Sulawesi Selatan, mengingatkan peserta tentang posisi dan tanggung jawab kader dalam menghadapi masa depan Indonesia.

Menurut Rahmat, perjalanan panjang HMI dalam sejarah bangsa harus menjadi pijakan bagi kader untuk tetap menjaga nilai perjuangan dan identitas organisasi.

Ia menilai generasi saat ini memegang peran penting dalam mempersiapkan Indonesia menuju 2045. Karena itu, kader tidak cukup hanya memiliki kemampuan kepemimpinan konvensional.

Perubahan teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menurut dia, menjadi salah satu tantangan baru yang harus dipahami oleh generasi muda.

Rahmat juga mendorong kader HMI untuk terus melakukan pembenahan internal sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, organisasi mahasiswa harus mampu mengambil peran sebagai mitra strategis dalam pembangunan tanpa kehilangan fungsi kritisnya dalam kehidupan demokrasi.

Tekankan Etika dan Integritas

Ketua Umum HMI Cabang Bulukumba, Nasaruddin, menekankan pentingnya menjaga etika, disiplin, dan integritas selama seluruh proses perkaderan berlangsung.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, unsur Forkopimda, senior HMI, KAHMI, serta berbagai pihak yang mendukung terlaksananya Training Raya tersebut.

Ketua Panitia, Alam Nur, melaporkan seluruh peserta selanjutnya akan mengikuti tahapan perkaderan sesuai mekanisme dan ketentuan organisasi.

Pembukaan Training Raya turut dihadiri Kapolres Bulukumba AKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono, Dandim 1411 Bulukumba Letkol Inf. Haraldo Tabasonda, serta Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba Ummi Asyiatun Khadijah.

Di tengah target besar Indonesia Emas 2045, Training Raya HMI Bulukumba menjadi salah satu ruang untuk menguji kesiapan kader.

Bukan hanya dalam memahami tradisi organisasi, tetapi juga dalam membaca perubahan zaman dan menyiapkan kepemimpinan yang mampu menjawab persoalan masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *