Korpres MN KAHMI diganti, Romo Syafi’i Usulkan Presiden Probowo Jadi Anggota Kehormatan
Jakarta, BERITAHMI.COM – Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) menggelar rapat harian yang dirangkaikan dengan prosesi serah terima jabatan Koordinator Presidium MN KAHMI. Dalam kegiatan tersebut, Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafii, S.H., M.Hum. secara resmi menerima amanah sebagai Koordinator Presidium MN KAHMI menggantikan kepemimpinan Abdullah Puteh.
Prosesi serah terima berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Presidium, pengurus, serta tokoh-tokoh KAHMI dari berbagai daerah. Penyerahan dokumen amanah kepemimpinan menjadi simbol estafet organisasi dalam menjaga kesinambungan pengabdian KAHMI bagi umat, bangsa, dan negara.
Pengangkatan Romo H.R. Muhammad Syafii sebagai Koordinator Presidium diharapkan semakin memperkuat peran strategis KAHMI sebagai organisasi alumni HMI yang terus berkontribusi dalam pembangunan nasional. Dengan pengalaman panjang di bidang hukum, pemerintahan, dan organisasi, beliau diyakini mampu membawa KAHMI semakin adaptif menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.
Momentum ini juga menjadi penegasan komitmen MN KAHMI untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mempererat sinergi antar-majelis wilayah dan daerah, serta meningkatkan kontribusi nyata alumni HMI dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan kebijakan publik.
Seluruh keluarga besar KAHMI menyampaikan ucapan selamat dan doa kepada Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafii, S.H., M.Hum. atas amanah yang diemban sebagai Koordinator Presidium MN KAHMI. Diharapkan kepemimpinan baru ini mampu membawa KAHMI semakin maju, solid, dan terus menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Indonesia yang berkeadilan, maju, dan bermartabat.
Koordinator Presidium MN KAHMI yang baru di kukuhkan tersebut mengusulkan Presiden Prabowo Menjadi Anggota Kehormatan dalam rapat harian. Senin (13/07/2026).
Dalam kesempatan itu, Romo Syafi’i juga mengusulkan agar Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI 2027 diselenggarakan di Jakarta. Menurutnya, pelaksanaan Munas di ibu kota akan memudahkan Presiden menghadiri agenda tersebut.
“Sebaiknya Munas nanti dilaksanakan saja di Jakarta, supaya Presiden tidak perlu jauh-jauh untuk hadir,” ujar Romo Syafi’i yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Agama RI.
Ia juga meminta jajaran pengurus MN KAHMI segera membentuk kepanitiaan serta menyusun seluruh agenda Munas untuk dibahas dalam Rakernas mendatang.
Tak hanya itu, Romo Syafi’i mengusulkan penyempurnaan mekanisme kepemimpinan di tubuh MN KAHMI. Menurutnya, komposisi presidium tetap dipertahankan seperti saat ini, namun perlu ditetapkan seorang koordinator yang bersifat permanen.
“Ini jadi agenda Steering Committee untuk dimasukkan ke dalam materi Munas KAHMI 2027,” katanya.