Ansor Harahap Paparkan Visi-Misi untuk KAHMI Medan 2026–2031: Merawat Nilai, Menguatkan Sinergi, Menghadirkan Solusi
MEDAN, BERITAHMI.COM — Ansor Harahap menyampaikan gagasan dan visi-misinya untuk Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Medan periode 2026–2031.
Dengan mengusung visi “Merawat Nilai, Menguatkan Sinergi, Menghadirkan Solusi”, Ansor menawarkan arah kepemimpinan yang menempatkan KAHMI sebagai lembaga intelektual yang tetap kritis, terbuka, dan responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Dalam gagasannya, Ansor menegaskan pentingnya KAHMI Medan menjadi cermin kepemimpinan intelektual dalam berbagai aspek kehidupan, khususnya di ruang lingkup Kota Medan.
Merawat Nilai
Pada aspek pertama, Ansor mendorong KAHMI Medan menjadi lembaga yang menjaga nilai, moral, serta sikap kritis terhadap kebijakan pemerintah dan berbagai persoalan sosial, khususnya persoalan perkotaan.
KAHMI Medan juga diharapkan mampu menjaga integritas dan dinamika kehidupan sosial-politik, sekaligus menjadi lembaga yang inisiatif dan responsif terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Menguatkan Sinergi
Selanjutnya, Ansor menempatkan penguatan sinergi sebagai bagian penting dalam membangun KAHMI Medan yang semakin terbuka.
KAHMI Medan diharapkan menjadi lembaga yang semakin terbuka dalam membangun kerja sama dengan berbagai pihak dalam merespons persoalan sosial maupun kemasyarakatan.
Penguatan dan optimalisasi kerja sama berbasis potensi kader dan relasi juga menjadi salah satu agenda yang ditawarkan, terutama melalui sektor-sektor strategis dan prioritas serta dengan lembaga-lembaga pemberdayaan umat.
Menghadirkan Solusi
Sementara itu, melalui gagasan “Menghadirkan Solusi”, Ansor ingin menjadikan KAHMI Medan sebagai lembaga strategis yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.
KAHMI Medan diharapkan mampu berperan bersama pemerintah maupun pihak nonpemerintah dalam mengkaji, merumuskan, dan menghadirkan solusi terhadap persoalan pembangunan yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan sosial masyarakat.
Selain itu, KAHMI Medan diharapkan menjadi lembaga yang dapat turun langsung maupun berpartisipasi dalam menyelesaikan persoalan sosial yang menjadi perhatian dan prioritas masyarakat.
Gagasan tersebut juga menempatkan KAHMI Medan sebagai rumah besar yang semakin berdayaguna bagi HMI, KOHATI, FORHATI, serta lembaga otonom internal lainnya.
Dari Sastra USU untuk KAHMI Medan
Ansor Harahap yang membawa latar belakang Sastra USU menawarkan gagasan tersebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan KAHMI Medan yang lebih aktif, inklusif, dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.
Visi “Merawat Nilai – Menguatkan Sinergi – Menghadirkan Solusi” pada akhirnya tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diarahkan menjadi tindakan konkret dalam memperkuat peran KAHMI Medan di tengah dinamika sosial, pembangunan, dan kehidupan perkotaan.
Dengan gagasan tersebut, kontestasi KAHMI Medan periode 2026–2031 diharapkan tidak hanya menjadi pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kembali tradisi intelektual, jaringan alumni, pengabdian sosial, serta kontribusi kader dan alumni HMI bagi Kota Medan.
