HMI Cabang Medan Buka Pendaftaran MTQ Ke-I Tahun 2026, Wadah Penguatan Nilai Al-Qur’an bagi Kader
Medan BERITAHMI.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan resmi membuka pendaftaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-I Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi ajang perdana yang diselenggarakan untuk menghimpun kader HMI se-Sumatera Utara dalam memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mengembangkan kualitas intelektual dan spiritual kader.
Mengusung tema “Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Mewujudkan Kader HMI yang Berakhlak, Intelektual, dan Berdaya Saing,” MTQ Ke-I HMI Cabang Medan diharapkan menjadi ruang pembinaan yang mampu melahirkan kader-kader berintegritas, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pendaftaran peserta dibuka mulai 9 hingga 15 Juli 2026 dan terbuka bagi seluruh kader HMI se-Sumatera Utara. Panitia menghadirkan dua cabang perlombaan, yakni Tilawah Al-Qur’an dan Makalah Ilmiah Al-Qur’an, yang dirancang untuk mengasah kemampuan membaca, memahami, serta mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan dan dunia akademik.
Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ ini juga bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antar kader HMI dari berbagai cabang di Sumatera Utara. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta semangat kolaborasi serta penguatan karakter kader yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Panitia menyiapkan berbagai penghargaan bagi para peserta dan pemenang, di antaranya sertifikat, piala juara, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. Lebih dari itu, seluruh peserta akan memperoleh pengalaman berharga dalam mengembangkan kapasitas diri serta memperluas jaringan antar kader HMI.
HMI Cabang Medan mengajak seluruh kader HMI se-Sumatera Utara untuk berpartisipasi dan menjadi bagian dari sejarah penyelenggaraan MTQ Ke-I HMI Cabang Medan Tahun 2026. Semangat “Yakin Usaha Sampai” diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik sekaligus menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun kualitas diri dan kepemimpinan.