HMI Medan Apresiasi Respons Rutan Tanggapi Isu Narkoba di Media Sosial
MEDAN, BERITAHMI.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan mengapresiasi langkah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan dalam merespons isu dugaan peredaran narkotika yang berkembang di media sosial.
Ketua HMI Cabang Medan, Rinaldy Fauzi Harahap, menilai informasi yang berkembang luas perlu disikapi dengan verifikasi dan pemeriksaan secara langsung, sehingga tidak menimbulkan kesimpulan sepihak di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi Rutan Medan yang terbuka terhadap kritik dan informasi masyarakat. Setiap informasi harus ditindaklanjuti, tetapi kesimpulannya tetap harus berdasarkan hasil pemeriksaan dan fakta,” ujar Rinaldy, Senin (31/8/2026).
Sebelumnya, pihak Rutan Kelas I Medan telah melakukan pemeriksaan terhadap blok hunian yang disebut dalam informasi terkait dugaan peredaran narkotika. Dari pemeriksaan tersebut, Rutan menyatakan tidak menemukan barang bukti narkotika. Empat warga binaan yang berkaitan dengan informasi tersebut juga telah menjalani tes urine dan dinyatakan negatif.
Rinaldy menilai publik perlu membedakan antara informasi yang beredar, dugaan, dan fakta yang telah terverifikasi. Menurutnya, kritik terhadap lembaga pemasyarakatan merupakan bagian dari kontrol sosial, namun penyampaian informasi harus tetap bertanggung jawab dan tidak mengabaikan proses verifikasi.
Keterbukaan Rutan juga terlihat dari kunjungan sejumlah pemuda lintas iman pada Kamis (27/8/2026). Selain mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi Rutan dan pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan.
Dalam kunjungan tersebut, perwakilan pemuda lintas iman menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatan langsung, mereka tidak menemukan hal-hal yang mengarah pada isu mengenai kondisi di dalam Rutan sebagaimana yang berkembang di luar.
Bagi HMI, kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam melihat kondisi pemasyarakatan secara langsung. Meski demikian, Rinaldy menegaskan pengawasan tidak boleh berhenti pada satu momentum, tetapi harus dilakukan secara konsisten.
“Kontrol publik tetap penting, tetapi informasi juga harus diuji. Kalau ada pelanggaran, harus ditindak tegas. Namun, kalau setelah diperiksa tidak ditemukan bukti, hasil pemeriksaan itu juga harus dihormati,” katanya.
HMI Cabang Medan selanjutnya mendorong Rutan Kelas I Medan memperkuat penggeledahan rutin dan insidentil, deteksi dini, pemeriksaan berkala, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.
“HMI tetap menjalankan fungsi kontrol sosial. Kami mendukung langkah yang objektif dan terukur, sekaligus mendorong pengawasan terus diperkuat agar Rutan Medan tetap aman, tertib, dan bebas dari narkotika,” pungkas Rinaldy.
